May, 24 2011: Untuk Waktu


.

Aku tulis ini saat menjelang hari-hari akhir pengerjaan Tugas Akhirku
---------------------------------------------------------------------------


Namun, sepertinya waktu tak pernah berhenti berlari ya?
Atau sekedar menungguiku yang kelelahan dibelakang, barang 3 atau 5 menit.

"Heh Ghan, mana mau bodoh?! sang waktu menunggui mu, untuk mengulurkan tangannya?!"
Ujar suara itu sedikit ketus.

"Murahan sekali sang waktu itu. Sang waktu itu tirani, bertangan besi, dan tak pernah kenal kompromi. Harusnya kau tau itu!".

Lanjut suara itu bermonolog panjang.
Tanpa memberiku kesempatan untuk membela diri dan berlalu begitu saja.